Cara Membuat Bakso Daging untuk menyambut Kurban

Cara Membuat Bakso Daging – Siapa yang tidak kenal bakso? tua dan muda, tentu saja, tahu bakso. Makanan yang terbuat dari daging dan harganya yang cukup terjangkau, menjadikan makanan ini menjadi favorit masyarakat Indonesia.

Berbagai masalah seperti mengandung boraks, terbuat dari daging tikus, dan masih banyak lagi bakso yang masih populer di Indonesia. Bakso umumnya disajikan dengan kaldu sapi, ditemani mie putih, mie kuning, perisa, bawang goreng, hingga saus dan saus sambal.

Bagi Anda yang mungkin tidak tahu, bakso dibuat dari daging sapi tumbuk dan kemudian ditambahkan bumbu dan dibentuk sehingga menjadi bakso daging yang lezat. Lebih bagus lagi jika ukuran bakso lebih besar dan dicampur dengan daging cincang dan campuran vena. Bagi yang ingin tahu jenis-jenis bakso, mari kita simak jenis-jenis bakso berikut ini:

1. Resep untuk Membuat Bakso Daging Sapi

Terbuat dari daging sapi yang dicampur dengan tepung dan dibentuk dalam bentuk bulat. Sebagian besar bakso yang dijual di Indonesia adalah bakso sapi, dan merupakan bakso paling populer dan harganya terjangkau.

Jika Anda memiliki tempat yang jauh dari menjual bakso daging sapi, sekarang jangan khawatir lagi karena Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, tentunya jika menggunakan mesin pencetak bakso akan lebih mudah prosesnya. Berikut ini cara membuat bakso daging sapi :

Bahan:

• 1/2 sendok teh agar biasa

• 500 gram daging sapi

• 1 butir telur

• 20 es batu persegi kecil

• 1 sendok teh baking powder

• 8 sendok tapioka

• 1/2 totole

• 2000 ml air dingin

• 1/2 sendok makan gula

• 5 Bawang putih, diiris, digoreng

• 1 sendok makan garam

• 5 bawang merah, irisan, digoreng

• 1 bungkus lada

Resep untuk Membuat Bakso Daging Sapi

1. Giling daging sapi dengan es batu dan air dingin, lalu tambahkan telur, dan bumbu.

2. Rebus air kemudian bulatkan bakso dan masukkan ke dalam air. Angkat jika bakso sudah mengambang. Sebelumnya Anda bisa mengecek rasanya, cukup tambahkan 1 bakso kecil untuk mengetahui rasa bakso tersebut.

3. Setelah semua bakso matang, masukkan ke dalam air dingin. Biarkan lebih kenyal.

2. Cara Membuat Bakso Ayam

Bakso ayam hampir mirip dengan bakso sapi, bakso ayam cukup populer di kalangan masyarakat. Memang jenis olahan ini tidak begitu populer, terutama bakso dengan tekstur daging yang sedikit “berantakan” meski masih bundar tetapi bakso ini mudah ditemukan di daerah sekitarnya. Berikut ini satu resep bakso ayam:

Cara Membuat Bakso Daging ayam

Bahan:

• 1 sendok teh garam

• 1 kg ayam, tanpa tulang, ditumbuk

• 50 gram pati

• 1 sendok teh lada

• 4 siung bawang putih, haluskan

• 1 butir telur

• 2 sendok makan bawang merah goreng

• 40 gram es batu, dihaluskan

• 1 sendok teh garam

• 2 L air

Resep Bakso Ayam

1. Masukkan ayam giling ke dalam wadah, campur tepung, telur, lada, garam,bawang putih tumbuk dan bawang merah goreng. Uleni dengan tangan sampai semuaya tercampur.

2. Jika adonan masih lunak dan sulit dibentuk, maka tambahkan es batu perlahan-lahan sampai terasa seperti adonan bisa terbentuk.

3. Rebus air dalam panci sampai mendidih.

4. Ambil adonan dengan tangan lalu bentuk bundar dengan satu tangan ditekan sampai adonan keluar melalui jari telunjuk dan ibu jari.

5. Masukkan adonan yang sudah dibentuk menjadi air panas.

6. Lanjutkan sampai semua adonan habis.

7. Jika bakso sudah melayang maka bakso sudah matang, lalu keluarkan. kamu bisa mendiamkannya dalam suhu ruangan ber ac yang sudah terawat dengan baik oleh tim service ac jogja untuk menjaga baksomu tahan lama.

Cara Membuat Soto Ayam, Hidangan Kuah Segar Di Siang Hari

Cara Membuat Soto Ayam- Siapa yang tidak kenal makanan berkuah yang lezat ini. Soto ayam cocok disantap saat saat cuaca dingin. Kali ini, jika tertarik mencicipi soto ayam, ada baiknya Anda mengenal makanan yang satu ini.  Soto merupakan masakan Indonesia paling populer dan paling banyak ragamnya. Meskipun memakai bumbu yang berbeda, kaldu ayam yang berbumbu merupakan bahan terpenting dalam soto ayam.

Soto ayam dibedakan menjadi dua jenis, berkuah bening dan berkuah kuning. Karena merupakan jenis sup, maka kelezatan soto ayam terletak pada kualitas kaldu ayam yang kemudian diberi bumbu. Rahasia kelezatan soto terletak pada kaldunya. Meskipun terlihat mudah, ada beberapa trik meracik soto yang gurih sedap.

Soto ayam adalah makanan khas Indonesia sejenis sup dengan kuah yang berwarna kekuningan. Warna kuning ini dikarenakan memakai bumbu kunyit.

Tidak hanya berwarna kekuningan, soto ayam juga ada yang berkuah bening. Tidak kalah lezat dengan soto ayam yang berkuah kuning. Dua-duanya memiliki rasa yang khas.

Jika mencari resep soto ayam terenak, Anda bisa memilih resep yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Ingin tahu, apa saja soto ayam terenak di Indonesia? Berikut berbagai resepnya,

Bahan:

– 1/2 kilo gram ayam
– 1,5 liter air bersih
– Lembar daun salam
– 2 Batang serai
– 1 Ruas lengkaus
– Minyak goreng secukupnya saja
– Garam secukupnya saja
– Gula secukupnya saja
– Penyedap rasa secukupnya
– 8 siung bawang merah
– 6 siung bawang putih yang sudah dikupas dengan alat pengupas bawang
– 1 ruas kunyit
– 1 ruas jahe
– 3 buah kemiri
– Merica secukupnya
– 2 ikat so’un (rendam dengan air panas dan tiriskan)
– 1/2 buah kubis (iris tipis-tipis)
– 1 bungkus taoge (siram dengan air panas dan tiriskan)
– 1 batang daun daun bawang
– Kerupuk merah secukupnya
– Sambal kacang/cabai uleg
– Kecap secukupnya
– 2 lembar daun salam
– 1 ruas lengkuas yang digeprek


Cara Membuat Soto Ayam :

1. Rebus ayam bersama dengan serai, daun salam dan lengkuas. Tunggu sampai mendidih.
2. Haluskan bahan bumbu halus lalu tumis dengan minyak hingga baunya harum.
3. Jika rebusan ayam sudah mendidih, masukan bumbu yang telah ditumis tadi, lalu aduk sampai merata.
4. Selanjutnya masukan garam, gula dan penyedap rasa (secukupnya saja). Tes rasanya apakah sudah pas atau belum.
5. Lihat apakah ayam sudah matang. Jika sudah, angkat untuk digoreng.
6. Jika sudah digoreng, suwir dan siapkan ke dalam mangkuk bersama dengan bahan pelengkap seperti kerupuk atau taoge lalu siram dengan kuah soto di atasnya. Tambahkan nasi dari padi yang diolah dengan mesin panen padi.
7. Tambahkan kecap dan sambal sesuai keinginan dan soto ayam buatan Anda siap

Tips Dalam Cara Membuat Soto Ayam

  1. Kamu bisa menghaluskan bumbu dengan blender, menumbuk, atau ulekan. Banyak orang yang bilang kalau menghaluskan bumbu dengan ulekan hasilnya akan lebih wangi dan terasa rempahnya.
  2. Kalau kamu menggunakan food processor, tidak perlu menambahkan ai, cukup minyak saja. Semakin sedikit kandungan air dalam bumbu, makin enak hasilnya.
  3. Menumis jadi langkah yang penting dan perlu diperhatikan. Kalau bumbu belum benar-benar matang, rasanya akan sedikit langu alias terasa agak mentah. Salah satu indikator kapan harus berhenti menumis adalah ketika bumbu sudah mulai berubah warna agak gelap dan ada yang menempel di dasar penggorengan.

Ikan Bakar Seafood Genteng Besar : Makan Ikan Ditengah Lautan Manusia

Modifikasi dari Niyasyah Blog
Assalamualaikum, gengs! Sebelum aku memulai tulisan ini, aku punya satu tebak-tebakan mengenai seafood. Seafood, seafood apa yang dapat nyinden? Jawabannya merupakan : Seafoodteri sinden panggung, datang kemari menurut panggilan Anda (Uut Permatasari – Puteri Panggung). Hihihi. Garing ya? Baikhlah.
Ngobrolin soal seafood, ada satu tempat makan kaki lima di Surabaya yang wajib banget kalian kunjungi terutama para seafood lover yakni Ikan Bakar Seafood Genteng Besar. Tempat makan ini terletak di sekitar Pasar Genteng yang merupakan pusatnya oleh-oleh Surabaya. Jika di siang hari wilayah ini disibukkan dengan pengunjung yang mencari oleh-oleh, maka pada malam harinya wilayah ini akan diramaikan oleh pengunjung yang ingin makan seafood di tempat ini.
Kebetulan sekali hari Minggu kemarin, teman aku yang bernama Anna ngajak makan di Ikan Bakar Seafood Genteng Besar ini. Dan akhirnya aku pun bersama dua teman lainnya (Robik dan Bayu – yang ini pacar sih) mengiyakan ajakan Anna. Kami berangkat sekitar jam tujuh malam lebih dan hingga disana mungkin sekitar jam setengah delapanan.
Saat kami hingga warung ini, seperti biasa, banyak sekali orang yang mengantri makan bak lautan manusia. Ini sudah kesekian kalinya aku kesini, dan tempat ini memang selalu seramai ini. Tapi untung saja antrian malam ini tidak terlalu parah sih. Karena ± 10 menit mengantri, kami sudah dapat memesan makanan.
MENU
Sesuai dengan namanya, tempat makan ini pasti menyediakan ikan dan makan-makanan laut, seperti ikan gurami, ikan baronang, ikan bawal, kepiting, udang, kerapu, bubara, kakap merah, cumi-cumi, kakap putih, patin, kerang, dan ikan ayam-ayam. Dan jangan khawatir untuk para pecinta makanan 4 sehat 5 sempurna, karena selain lauk-pauk, disini juga menyediakan menu Cah Kangkung sebagai sayurnya jika kalian berminat.
Kalau ditanya menu favorite, berhubung aku sukanya udang maka menu favorite-ku merupakan udang goreng mentega. Udang di tempat ini pun ukurannya sedang dan porsinya nggak pelit banget, cukup banget lah buat satu orang. 
RUTE
Ikan Bakar Seafood Genteng Besar ini terletak di Jalan Genteng Besar. Tepat berhadapan dengan café Souklat. Tempat ini nggak sulit di cari, karena hanya berupa warung lepas pasang yang terletak di pinggir jalan. Jika kita berangkat dari gedung Siola, maka kita hanya perlu berjalan lurus beberapa ratus meter hingga menemukan sebuah belokan di sebelah kiri yang menunjukkan jalan Genteng Besar. Setelah beberapa puluh meter masuk di Jalan Genteng Besar, maka nanti kita akan menemukan warung ini dengan spanduk kuning dengan tenda orange di sebelah kiri jalan.

JAM BUKA
Warung ini buka setiap hari, sejak sore hari, yakni sekitar jam 17.00 – 02.00 dini hari. Jadi buat kalian yang suka kelaperan tengah malam, boleh banget mampir kesini.
HARGA MAKANAN
Jika kita melihat menu di warung ini, mungkin kita akan dibuat deg-degan karena nggak adanya harga yang dicantumkan. Tapi nggak perlu khawatir. Meski menyajikan seafood yang terkadang harganya mahal, apalagi sajian disini enak dan porsinya lumayan banyak, tapi harga yang dipasang sangat bersahabat. Harga makanan disini hanya dibandrol mulai dari 5.000 – 40.000. Sementara, untuk menu minuman dapat didapatkan mulai dari harga 3.000 – 10.000. Murah kan?
Kami sendiri kemarin memesan 1 gurami, 1 baronang, 2 udang, 1 cumi, 7 piring nasi, dan 4 es teh. Dan biaya yang kami keluarkan untuk makanan yang segitu banyak hanyalah 125.000. Udah percaya kan sekarang kalau tempat ini punya harga yang nggak bikin kantong kering?
TIPS
Tapi sebelum kalian memutuskan untuk disini, aku punya beberapa tips supaya kalian dapat mempersiapkan jiwa dan raga untuk dapat makan dengan tenang di tempat ini.
Pertama, jangan keburu panik jika melihat warung ini bak dikerubungi lautan manusia. Jika di kepala kalian terlintas pikiran untuk menunggu warung ini sepi, segera hapus pikiran itu. Kalian harus tetap tenang dan jangan kejang, serta bayangkan kenikmatan seafood yang ditawarkan di tempat ini.

Suasana hiruk pikuk di warung Ikan Bakar Seafood Genteng Besar
Kedua, segera antri untuk memesan makanan sehingganya kalian di tempat ini. Jika kalian pergi bersama teman kalian, minta teman kalian untuk segera mencari dan menduduki tempat kosong (atau tempat yang pengunjungnya kira-kira sudah selesai makan) supaya nantinya kalian nggak susah-susah mencari tempat duduk lagi. Jika nggak menemukan tempat juga, usahakan nyempil-nyempil di tempat yang agak lenggang atau segera ndlosor di lesehan supaya segera dapat.
Ketiga, jangan heran jika porsi nasi disini agak sedikit. Mungkin hanya ½ porsi nasi normal. Maka kalian dapat perkirakan di awal, berapa porsi nasi yang kalian butuhkan. Atau kalian juga dapat menambah saat kalian sedang makan, dan nantinya tinggal menyebutkan pesanan tambahan kepada kasirnya saat membayar nantinya.
Keempat, siapkan antiseptic untuk mencuci tangan. Kalian pasti sudah mengerti bahwa makanan seafood terkadang meninggalkan bau di tangan. Jadi kalian harus siapkan bahan-bahan pencuci tangan supaya dapat mengurangi bau tangan kalian setelah makan. Tapi jika kalian nggak mau, tenang aja, karena kalian dapat meminta tambahan kobokan disini. And it’s free (aku sudah tanya langsung ke kasirnya). Hehe..
Kelima, jangan lupa baca doa makan sebagai ungkapan syukur kita kepada Allah SWT.
Kesimpulannya, tempat ini aku rekomendasi banget sih tempat ini buat orang-orang yang nggak punya alergi dengan seafood. Apalagi meski terkenal ramai, tempat ini nggak butuh waktu lama untuk dapat menyajikan makanannya.

Baiklah, demikian dongengku hari ini, semoga nggak mengurangi selera kalian untuk makan-makanan laut. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh!

Article Source: https://myfriendlypets.com/