Pemilihan Tipe – Tipe Bed untuk Meminimalisir Harga Bed Rumah Sakit



bed rumah sakit

Tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan kesehatan adalah prioritas utama masyarakat. Walaupun kita sudah bisa menjaga lingkungan kesehatan kita dengan baik, bila terjadi faktor – faktor yang tidak diinginkan, kesehatan kita bisa terganggu dan kita bisa berakhir dirawat di rumah sakit. Jika itu terjadi, kita harus bisa memilih fasilitas perawatan seperti apa yang cocok dengan ketersediaan uang yang kita miliki. Hal yang terpenting adalah jangan sampai kita memilih fasilitas perawatan yang melebihi kebutuhan kita. Salah salah satu fasilitas tersebut adalah bed rumah sakit. Harga bed rumah sakit pun beragam dari jenis – jenisnya.

Tipe – Tipe Bed Rumah Sakit

Bed rumah sakit bisa dibagi menjadi 3 tipe bed yang didasarkan kepada jumlah cranknya. Terdapat bed dengan crank 1, 2, dan 3. Semakin tinggi angkanya maka semakin modern tipe bed nya dan Harga bed rumah sakit pun bisa semakin mahal. Terlepas dari jenis – jenisnya, ketiganya memiliki fungsi masing – masing yang bisa dimaksimalkan oleh penggunanya sesuai dengan kebutuhannya. Berikut deskripsi merinci terkait jenis – jenis crank.

  • 1 Crank

Bed atau ranjang rumah sakit 1 crank bersifat manual. Penggunaanya membutuhkan adaptasi ekstra pasien agar terbiasa. Biasanya bed 1 crank ini lebih murah untuk didapatkan dan tidak memangkas harga bed rumah sakit yang besar. Kegunaan bed 1 crank adalah dapat mengatur posisi kepala agar bisa lebih nyaman.

  • 2 Crank

Dilain sisi, bed 2 crank memiliki manfaat yang melebihi bed 1 crank dan sudah dikembangkan dengan teknologi elektrik walau tidak sebanyak bed 3 crank. Bed ini bisa mengatur posisi kepala dan kaki. Sehingga pasien bisa merasa lebih nyaman dalam perawatannya. Saat dalam mengkonsumsi makanan pun, pasien bisa mengatur posisi kepala mereka agar bisa mengarah ke orang yang menyuapi makanan. Untuk harganya sendiri, masih di kisaran menengah dengan harga Rp 10 juta

  • 3 Crank

Nah, bed yang terakhir ini adalah bed yang sangat melampaui bed sebelumnya. Dilengkapi dengan tenaga elektrik dan memberikan kenyamanan terbaik kepada pasien. Posisi bed bisa diatur pada posisi kepala, kaki, dan bawah bed. Hamper kegunaan bed ini bisa dilakukan dengan menekan tombol yang tersedia. Hal ini bisa mempermudah pasien karena tidak menyulitkan mereka layaknya ketika menggunakan bed 1 crank. Selama tangan pasien tidak terluka, bed 3 crank ini bisa dimaksimalkan dengan baik. Namun, semakin banyaknya crank, semakin besar harga yang harus dibayarkan. Namun, jika kebutuhan kesehatan sangat kritis dan bisa mengupayakan jenis bed ini, sangat direkomendasikan untuk mendapatkan fasilitas bed 3 crank.

Nah, sekian nih pembahasan jenis – jenis bed rumah sakit. Diharapkan nantinya informasi bisa membantu untuk mempertimbangkan harga bed rumah sakit dengan daya yang ada. Sekali lagi, kebutuhan pasien harus disesuaikan dengan fasilitas yang ada, dan juga harus berkolerasi dengan harga yang bisa diupayakan. Tidak ada salahnya membayar sedikit mahal untuk mendapatkan fasilitas terbaik yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Apabila anda sedang mencari bed rumah sakit yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, bed rumah skait buatan Paramount dapat menjadi pilihan yang tepat. Selain menyediakan bed rumah sakit, Paramount juga menyediakan produk home care terpercaya yang cocok untuk perawatan kesehatan di rumah. Apabila anda tertarik, anda dapat mengunjungi halaman website berikut https://paramount.co.id/ID/ .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *