Keuntungan Dan Kerugian Menerapkan Konsep “Rumah Tumbuh”

rumah tumbuh

Keterbatasan biaya yang ada memang sering menjadi faktor utama yang membuat keinginan membangun rumah sendiri terkesampingkan dan tertunda. Bagaimana tidak, untuk membangun sebuah rumah sederhana dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hanya dengan anggaran pembangunan yang cukup Anda bisa melangkah ketahapan selanjutnya dalam menyusun skala prioritas yakni membangun rumah impian Anda.

Nah bagi Anda yang memiliki dana pas-pasan namun ingin tetap membangun rumah, tak perlu khawatir karena ada system “rumah tumbuh” yang bisa Anda terapkan dalam membangun rumah. Mengapa? karena penerapan konsep rumah tumbuh tatkala membangun rumah bisa menjadi solusi yang terbaik dalam mengatasi keterbatasan dana yang ada saat itu. Namun meskipun demikian, konsep rumah tumbuh tetap memiliki keuntungan dan kerugian. Apa keuntungan dan kerugian menerapkan konsep rumah tumbuh itu? Berikut hasil wawancara penulis via telpon dengan salah satu tim arsitek dari Konsultan Arsitek Online yang websitenya bisa Anda kunjungi disini ARSITEK.

keuntungan dan kerugian konsep rumah tumbuh

Keuntungan Dan Kerugian Menerapkan Konsep Rumah Tumbuh

Keuntungan Konsep Rumah Tumbuh:

  1. Dapat tinggal langsung di rumah sendiri dan dapat meninggalkan rumah kontrakan ataupun “ Rumah Mertua Indah” dengan cepat tanpa perlu menunggu lagi.

  2. Pembangunan yang dilakukan bisa dilakukan dengan bertahap sehingga dana yang dibutuhkan tidak harus langsung full yang perlu disiapkan.

  3. Proses pembangunan tetap dalam control sesuai gambar yang sudah ditetapkan tanpa perlu memakai system bongkar pasang yang tentunya menghabiskan biaya pemborosan yang besar.

  4. Bebas menentukan progress dan jadwal pembangunan secepatnya sehingga dapat disesuaikan dengan keadaan keuangan saat itu. Jadi hal ini dapat membebaskan Anda dari tagihan cicilan secara terus-menerus yang membebankan.

  5. Memiliki kesempatan secepatnya untuk menentukan lokasi pembangunan rumah yang diinginkan tanpa harus menunggu lagi harga tanah naik. Jika beruntung bisa saja Anda mendapati lokasi pembangunan yang dekat dengan pusat kota dengan harga murah. Hal tersebut tentunya akan membantu Anda untuk menghemat anggaran transportasi dan waktu.

  6. Kebebasan untuk melakukan perubahan-perubahan sejak dini pada desain rumah yang dikehendaki, sehingga proses bangunan yang dilakukan bisa terpantau secara menyeluruh.
untung rugi menerapkan konsep rumah tumbuh

Kerugian Konsep Rumah Tumbuh:

  1. Dituntut untuk memiliki dana yang besar dipermulaan untuk menentukan lokasi lahan yang hendak dibangun rumah.

  2. Anda harus mengupayakan waktu lebih untuk mengawasi jalannya proses pembangunan yang berlangsung secara terus-menerus dan lama.

  3. Rumah yang ditempati belum terlalu sempurna ditempati dan mungkin kelihatan masih kurang menarik karena masih ada kelanjutan pembangunannya nanti dikemudian hari.

  4. Terkadang karena dana terbatas, maka lahan yang dibeli berada di pinggir kota dan lahan yang Anda beli bukanlah lahan di kompleks perumahan yang dekat tempat kerja, sehingga biaya transportasi jadi makin besar.

Itulah tadi kelebihan dan kekurangan menerapkan desain konsep rumah tumbuh yang bisa kami informasikan untuk Anda pada kesempatan kali ini. Meski nampak menyenangkan ada beberapa kerugian yang wajib Anda pertimbangkan ketika menerapkan konsep rumah tumbuh ini untuk menciptakan hunian idaman. Semoga bermanfaat, terima kasih.