Tips Membuat Bakso Kenyal Tanpa Pengawet yang Pastinya Lezat!

Bakso. Masakan yang satu ini sudah tidak perlu diragukan lagi, mulai dari rasa, tekstur, harga, semuanya cocok sesuai selera masyarakat Indonesia. Ada banyak sekali orang yang berjualan bakso, mulai dari yang menggunakan gerobak, tenda pinggir jalan, dan yang membuka kedai. Mau seperti apapun cara pedagang berjualan, masyarakat akan menilai dari segi rasa dan tekstur bakso. Sebagai pedagang bakso kamu harus bisa membuat bakso yang enak dan sesuai permintaan. Tips membuat bakso kenyal adalah salah satu cara yang bisa kamu gunakan.

Bakso

tips membuat nakso kenyal

Bakso merupakan salah satu sajian comfort food bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Selain membuat bakso dengan kuah, seorang chef juga menyarankan supaya kamu memasak bakso ini menjadi swedish meatball yang rasanya tidak kalah nikmat.

Bakso sendiri merupakan salah satu makanan paling praktis yang bisa kamu buat dari daging giling ini. Bakso juga termasuk makanan yang kehadirannya langsung mencuri perhatian kala disajikan di atas meja makan.

Karena banyak yang menyukai dan proses pembuatannya mudah, banyak pelaku usaha yang memanfaatkan hal ini. Jika kamu tertarik membuka usaha bakso, kamu juga harus bisa bersaing dari segi rasa bakso, karena rasa inilah yang menentukan pembeli akan datang lagi atau tidak.

Tips Membuat Bakso Kenyal

Untuk menghasilkan bakso yang enak kamu bisa menentukan resep yang kamu anggap paling enak. Meski begitu jangan hanya memperhatikan rasa, tekstur bakso juga termasuk hal yang penting.

Jika tekstur bakso terlalu keras, pembeli juga tidak mau kembali ketempatmu lagi. Buatlah bakso dengan rasa yang enak dan tekstur yang kenyal.

Bagaimana caranya supaya bakso kenyal tanpa pengawet? Berikut ini tips membuat bakso kenyal yang bisa kamu pakai, yaitu :

1. Perhatikan Bahan

tips membuat nakso kenyal

Tips yang pertama adalah dengan memperhatikan penggunaan bahan bakunya.  Bahan untuk membuat bakso terdiri dari tepung, daging, dan juga beragam bumbu. Pakailah daging yang masih dalam keadaan segar agar bakso lebih kenyal dan lezat.

Dari segi tepungnya sendiri, kamu bisa memakai tepung sagu, tepung tapioca, atau tepung sagu aren. Konon para pedagang bakso memakai salah satu jenis tepung tersebut untuk menghasilkan tekstur bakso yang kenyal.  Namun meski begitu, supaya baksonya terasa dan lebih kenyal, rasio perbandingan daging harus lebih banyak dari tepung. 

2. Tambahkan es batu 

Melansir dari  sebuah buku yang mengatakan jika es batu bisa membantu otot-otot daging berkontraksi, sehingga menghasilkan tekstur yang kenyal, lebih padat, dan tidak lembek.  Kamu dapat memakai es batu dalam bentuk air es atau serut.

3. Tambah baking powder atau poly powder

Dilansir dari sebuah sumber, The Kitchn yang mengatakan jika baking powder bisa membantu mengenyalkan tekstur bakso. Namun, hindari pemakaian baking powder yang terlalu banyak agar nantinya bakso tidak terlalu mengemban dan pecah saat dimasak.  Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, tambahkan baking powder secara berkala.  Selain baking powder, kamu bisa menambahkan poly powder atau juga dikenal sebagai pengenyal bakso ke dalam adonan bakso, dua bahan ini lebih baik dibandingkan pengawet.

4. Bubuhkan bubuk agar-agar

Hampir sama dengan baking powder, bubuk agar-agar memiliki fungsi membuat bakso lebih kenyal serta tidak lembek.  Pakailah bubuk agar-agar secukupnya dan pakailah agar-agar putih tanpa rasa supaya tidak mengganggu dan mempengaruhi cita rasa bakso. 

5. Tambahkan telur 

Telur adalah salah satu rahasia bakso padat dan kenyal selama takarannya pas. Perhatikan pemakaian bakso, jangan pakai terlalu banyak karena justru bisa membuat adonan bakso lembek.  Oleh sebab itu, sangat berhati-hati saat penggunaannya supaya hasilnya tetap memuaskan. 

6. Masukkan ke dalam air hangat 

Setelah adonan dibentuk menjadi bakso, kamu harus memasukkannya ke dalam air hangat. Hal ini bertujuan supaya bakso berkulit dan lebih kenyal.  Khusus untuk bakso dari daging ikan, masukkan ke dalam air es supaya baksonya langsung kencang dan mengera.

Mesin Pembuat Bakso

Alat atau Mesin pembuat bakso ini bisa membantu kamu dalam proses pembuatan bakso yang akan dijual ke konsumen. Jika biasanya kamu membentuk bakso secara manual menggunakan sendok, mesin ini bisa membantu kamu supaya lebih menghemat waktu dan tenaga. Bukan hanya itu, alat ini membantu kamu mulai dari proses penggilingan sssampai pencetakan. Mesin pembuat bakso ini terdiri dari Mesin Giling Daging, Mesin Mixer Bakso dan yang terakhir Mesin Pencetak Bakso.

Untuk Mesin penggilingan Daging dan pengaduk adonan , spesifikasinya sebagai berikut :

Dimensi Mesin Bakso : 900 mm x 400 mm x 800 mm.
Penggerak Mesin : Motor Bensin
Daya Mesin : 5,5 HP.
Energi Yang Digunakan : Bensin.
Menerapakan Sistem : Double Jacket atau Pelindung Ganda
Kapasitas Proses : 2 Kg sampai 3 Kg / Proses.
Dilengkapi Dengan : Gilingan Daging.

Itu tadi penjelasan mengenai tips membuat bakso kenyal dan padat.

Ini Dia Resiko Usaha Bakso yang Harus Kamu Pelajari dan Hadapi!

Bakso. Bakso adalah salah satu makanan yang sangat disukai oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, oreang tua, baik perempuan atau laki-laki semuanya menyukai olahan ini. Karena bakso sudah menjadi salah satu makanan yang melekat di masyarakat Indonesia, kita bisa dengan mudah menemukan warung bakso. Meski sudah banyak warung bakso yang berdiri, masih banyak orang yang menjadikan bakso sebagai ide jualan mereka. Meski banyak yang menyukai, ada beberapa resiko usaha bakso yang harus kamu hadapi.

Bakso

resiko usaha bakso

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, bakso merupakan salah satu sajian comfort food. Selain membuat bakso dengan kuah, seorang chef juga menyarankan supaya kamu memasak bakso ini menjadi swedish meatball yang rasanya tidak kalah nikmat.

Bakso sendiri merupakan salah satu makanan paling praktis yang bisa kamu buat dari daging giling ini. Bakso juga termasuk makanan yang kehadirannya langsung mencuri perhatian kala disajikan di atas meja makan.

Karena banyak yang menyukai dan proses pembuatannya mudah, banyak pelaku usaha yang memanfaatkan hal ini. Jika kamu tertarik membuka usaha bakso, kamu juga harus mempertimbangkan resiko yang harus dihadapi.

Resiko Usaha Bakso

resiko usaha bakso

1. Kompetisi Tingkat Tinggi

Hanya perlu tempat besar, mudah dibuat, Apakah kamu berpikir demikian? Jika iya, jangan pernah berpikir jika jutaan orang yang lain tidak memikirkan hal yang sama seperti yang kamu pikirkan. Pernyataan tadi adalah hal yang mengilhami beberapa banyak orang untuk menjalankan usaha bakso mereka.

Karena itu, terciptalah sebuah persaingan tingkat tinggi bagi siapapun yang hendak menggeluti usaha bakso ini. Ketika kamu baru pertama kali membuka sebuah warung bakso, kamu akan langsung berhadapan dan bersaing dengan ribuan usaha sejenis yang sudah ada lebih dulu dibandingkan kamu.

2. Pelanggan Yang Tidak Loyal (Setia)

Jangan pernah beranggapan jika pembeli yang ada di warung bakso adalah orang yang setia pada bakso kita untuk selamanya. Kenyataannya, seorang pembeli tidak akan pernah selalu setiap pada satu produk itu saja.

Bosan dan harga yang murah adalah salah satu alasan orang berpaling dari warung baksomu. Dan, jika ada sesuatu yang “baru” pasti akan mengundang perhatian pembeli.

Jika sebuah warung bakso atau warung baksomu tidak bisa menyediakan inovasi baru dan hanya itu-itu saja, konsumen akan dengan mudah berpaling ke lain hati, dan dengan persaingan yang tinggi inilah konsumen meiliki banyak pilihan bakso yang bisa dibeli.

3. Sangat Sensitif Terhadap Kenaikan Bahan Baku

ABahan baku utama dan yang paling penting dalam pembuatan bakso adalah daging! Seperti yang kita ketahui bersama bahwa harga daging di Indonesia selalu berfluktuasi sebab kebanyakan dari daging ini impor dari Australia. Maka hal ini menyebabkan harga daging bisa terpengaruh oleh perubahan nilai tukar dollar.

Efek dari hal ini akan berimbas pada biaya bahan baku untuk proses produksinya. Bahan baku selanjutnya yang kerap mengalami penaikan dan penurunan harga secara tidak terduga adalah cabai untuk sambal. Padahal, untuk sebagian warung bakso,sambal adalah ciri khas penarik pembeli.

4. Pasar Yang Menyempit

Memang benar jika pasar pembeli bakso luas dan banyak sekali orang yang menikmatinya. Meski begitu, jangan lupa jika ada banyak sekali penjual bakso. Mulai dari yang pedagang bakso keliling sampai warung bakso tidak terhitung jumlahnya.

Hal ini bisa kita ibaratkan sebagai kue, jika kue itu dibagi untuk satu dua orang, masih akan cukup mungkin bersisa. Tetapi, jika kuenya harus dibagi dengan 10 orang, hasilnya tidak cukup untuk membuat perut kenyang atau mungkin ada orang yang tidak mendapatkan karena sudah tidak tersisa.

Itulah tadi resiko yang harus kamu hadapi jika menjalankan usaha bakso ini. Jangan cepat menyerah dan tetap pelajari bagaimana hal yang sebaiknya kamu lakukan dan mana yang sebaiknya dihindari.

Mesin Pembuat Bakso

Mesin Pembuat Bakso

Alat atau Mesin pembuat bakso ini bisa membantu kamu dalam proses pembuatan bakso yang akan dijual ke konsumen. Jika biasanya kamu membentuk bakso secara manual menggunakan sendok, mesin ini bisa membantu kamu supaya lebih menghemat waktu dan tenaga. Bukan hanya itu, alat ini membantu kamu mulai dari proses penggilingan sampai proses pencetakan. Mesin pembuat bakso ini terdiri dari Mesin Giling Daging, Mesin Mixer Bakso dan yang terakhir Mesin Pencetak Bakso.

Untuk Mesin pgilingan Daging dan pengaduk adonan , spesifikasinya sebagai berikut :

Dimensi Mesin Bakso : 900 mm x 400 mm x 800 mm.
Penggerak Mesin : Motor Bensin
Daya Mesin : 5,5 HP.
Energi Yang Digunakan : Bensin.
Menerapakan Sistem : Double Jacket atau Pelindung Ganda
Kapasitas Proses : 2 Kg sampai 3 Kg / Proses.
Dilengkapi Dengan : Gilingan Daging.

Itu tadi penjelasan mengenai resiko usaha bakso yang harus kamu hadapi dan pelajari sebelum memulainya.