Memanfaatkan Sabut Kelapa Jadi Sapu yang Bernilai Jual!

Buah kelapa termasuk salah satu buah yang bisa dimanfaatkan secara keseluruhan mulai dari hasil utama yaitu daging buah hingga hasil sampingan yang terdiri dari air, tempurung, serta sabut kelapa. Indonesia sebagai salah satu negara yang memproduksi buah kelapa terbanyak di dunia masih tergolong kurang dalam pemanfaatannya. Makan dari itu, ayo mencoba memanfaatkannya dengan dijadikan barang yang berguna dan juga bernilai ekonomis. Salah satu contoh barang yang dapat dibuat yaitu sapu ijuk. Anda dapat memanfaatkan sabut kelapa jadi sapu dan hal tersebut tentu sangat menarik bukan? untuk lebih lengkapnya simak penjelasan di bawah ini!

Cara Membuat Sapu Sabut Kelapa

Alat dan bahan:

  • 2 buah kelapa, lalu ambil sabutnya saja.
  • Sebilah bambu atau carang dengan panjang 1 m.
  • Tali dari sabut kelapa.
  • Sebuah bambu kecil berukuran 3-4 mm panjang 20cm.
  • Kayu pemukul.
  • Sikat dari kawat.
  • Pisau/parang.
  • Jarum karung.

Cara membuat:

  • Pukul-pukul sabut kelapa hingga semua daging dari sabut dapat terlepas dan menyisakan serat-serat sabut saja.
  • Lalu sikatlah sabut yang sudah dipukul-pukul tadi supaya serabut yang pendek lepas.
  • Buatlah tali menggunakan serat yang pendek.
  • Ikatlah bagian ujung serat panjang dengan tali yang sudah disiapkan dengan ukuran kurang lebih segenggam jari telunjuk.
  • 4 akar serabut bisa digunakan untuk membuat 1 buah sapu dengan 1 ikat sabut yang langsung diikat pada ujung tangkai sapu.
  • Tusuklah sebilah bambu kecil yang digunakan sebagai bahu pada ikatan sabut.
  • Lalu tusuklah keempat ikatan sabut di bahu kanan dan kiri tangkai masing-masing 2 ikat.
  • Kemudian ikatlah ujung sabut bagian atas bahu tangkai.
  • Sapu sabut kelapa siap digunakan.

Contoh Lain Kerajinan dari Sabut Kelapa

1. Keset Unik Sabut Kelapa

Produk kerajinan dari sabut kelapa yang pertama yaitu keset dan ini sangat mudah ditemukan di lingkungan masing-masing. Terdapat banyak variasi keset dari sabut kelapa yang beredar di pasaran, mulai dari yang diberi ucapan Welcome dan lain sebagainya.

Pembuatan keset dari sabut kelapa ini akan memanfaatkan bagian sabut kelapa yang kasar dan tebal.

2. Cocomesh Sabut Kelapa

Cocomesh yaitu jaring-jaring yang terbuat dari sabut kelapa. Cocomesh jaring sabut kelapa ini berfungsi sebagai media tanam, sangat cocok untuk merestorasi tambang atau pantai tua, memperkuat tebing, mencegah erosi, memperkuat tanah, memperkuat rel sepanjang rel kereta api, serta memperkuat tebing atau jembatan jalan raya.

Karena cocomesh mempunyai sifat biodegradable yang kuat. Cocomesh jaring sabut kelapa mampu memfasilitasi pertumbuhan tanaman baru di bekas lahan tambang. Cocomesh sudah terbukti menghutankan kembali bekas area penebangan atau hutan gundul. Selain itu, Cocomesh juga bisa digunakan sebagai lapisan awal untuk menopang jalan di depan aspal supaya aspal atau jalan tidak pecah dan retak.

3. Briket Unik dari SabuT Kelapa

Ketika mendengar kata “briket”, mungkin yang terlintas di kepala yaitu bahan pembakaran yang umumnya berasal dari batu bara maupun tempurung kelapa.

Di era modern seperti saat ini, sudah ada briket yang berbahan dasar sabut kelapa. Briket termasuk salah satu kerajinan dari sabut kelapa yang memiliki sifat lebih ramah lingkungan dan biaya produksi yang lebih terjangkau.

4. Bantal Unik dari Sabut Kelapa

Biasanya bantal dan guling terbuat dari kapas ataupun dakron, tapi kali ini sedikit berbeda. Bantal yang satu ini merupakan hasil kerajinan dari sabut kelapa yang proses pembuatannya cukup rumit dan panjang.

5. Cocopeat atau Media Tanam

Bagi anda yang hobi bercocok tanam, mungkin sudah tidak asing lagi dengan media tanam cocopeat. Cocopeat adalah jenis kerajinan dari sabut kelapa yang berasal dari hasil samping sabut kelapa yang dihasilkan dari uraian serat menggunakan mesin pengurai.

Biasanya cocopeat sendiri digunakan sebagai media tanam pembibitan, bisa juga dijadikan sebagai campuran kompos untuk menggantikan wood fiber. Ketika tanaman tersebut sudah mulai besar, anda tidak perlu lagi mengeluarkannya dari cocopeat, langsung saja pindahkan ke media tanam yang baru.

Itu tadi merupakan penjelasan mengenai memanfaatkan sabut kelapa jadi sapu, cara membuatnya dan contoh lain dari kerajinan sabut kelapa. Lalu kerajinan manakah yang ingin anda coba?

Cara Membuat Kerajinan Keset Sabut Kelapa Terbaru!!!

Halooo, assalamualaikum kali ini saya akan menjelaskan tentang cara membuat kerajinan sabut kelapa, meliputi penjelasan sabut kelapa, cara membuat kerajinan keset sabut kelapa, dan keuntungan bisnis sabut kelapa. Semoga dapat membantu anda dan selamat membaca.

Sabut Kelapa

Indonesia adalah negara kepulauan dengan banyak perkebunan kelapa. Sejak kecil kita telah mengetahui fakta bahwa pohon kelapa memiliki keunggulan mulai dari akar hingga daun. Misalnya sabut kelapa yang biasanya dibuang, sebenarnya bisa diolah menjadi anyaman sabut kelapa.

Menggunakannya sampai sekarang, buahnya menjadi santan dan minyak. Pada umumnya batang kelapa bisa digunakna untuk membuat kayu sedangkan daun kelapa bisa membuat sapu. 

Umumnya sabut kelapa hanya digunakan olehnya untuk bahan bakar di dalam rumah yang masih menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakarnya. Di tempat pembuatan kelapa, kesalahan ini sering diabaikan. Mungkin hanya produsen komersial yang membuat batu bata dan ubin yang sering membutuhkan sabut kelapa untuk menjalankan proses pembakaran.

Selain itu ada juga seorang pengrajin yang memanfaatkan sabut kelapa ini untuk diubah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Seperti perusahaan yang mengolah besi kelapa?

Sabut kelapa, juga dikenal sebagai sabut kelapa, merupakan bahan utama untuk memproduksi berbagai produk buatan tangan. Besi kelapa yang masih mentah dan juga bula dapat diolah untuk mendapatkan serat yang lembut dengan dua cara, yaitu teknik tradisional dan teknik modern.

Baca juga : Jual Cocomesh Murah dan Berkualitas

Cara Membuat Kerajinan Keset Sabut Kelapa

Alat dan Bahan :

  • Rimbagan
  • Palu
  • Pisau
  • Gunting
  • Gobet
  • Sabut kelapa
  • Tali dari sabut kelapa
  • Minyak kelapa

Cara Membuat Kerajinan Keset Sabut Kelapa

Siapkan alat dan bahan. Bentuk tempurung kelapa adalah bantal. Pasang tali atau tali ke hutan sebagai alur menenun. Beri minyak secukupnya pada tali agar jika bahan ditenun tidak tergenang.

Tenun tali sebagai awalan dan juga sekaligus fondasi. Menenun rambut kelapa seperti menenun, sisipan dari atas disusun secara merata hingga terisi semua. Setiap baris ditutup dengan cara dipukul dari atas dengan palu agar tikar menjadi kokoh dan juga memiliki kekuatan.

Setelah menenun selesai, kemudian permukaan seket dipotong agar sama. Kunci tali atau anyaman atau kabelnya agar tali tidak mudah lepas.

Keuntungan Bisnis Sabut Kelapa

Di Indonesia sendiri merupakan penghasil kelapa. Tempurung kelapa kering dibuang. Mungkin hanya produsen komersial yang membuat batu bata dan ubin yang sering membutuhkan sabut kelapa untuk menjalankan proses pembakaran.

Selain itu seorang pengrajin bisa memanfaatkan sabut kelapa untuk diolah dan dijadikan menjadi sebuah barang yang bermanfaat, seperti sapu lantai dan alas kaki. Seiring dengan perkembangan zaman serta teknologi dan juga pengolahan besi kelapa yang juga semakin inovatif, besi kelapa dapat menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi.

Contoh Produk dari Sabut Kelapa

Kasur Sabut Kelapa

Kasur kelapa merupakan perpaduan antara sabut kelapa dan karet lateks yang menghasilkan produk yang berkualitas karena kasur ini tidak menggunakan pegas lagi, kasur kelapa dan karet ini lentur dan lembut secara alami karena proses crimping serat.

Matras Sabut Kelapa

Kasur kasur kelapa bisa digunakan dengan kasur yang bagus untuk orang sehat sakit punggung, ada baiknya menggunakan produk kasur ini. Fleksibel, tetapi tidak mudah melar, aman untuk dikatakan bahwa pengobatan sakit punggung.

Jok Mobil Sabut Kelapa

Industri otomotif besar dunia, seperti Mercedes Benz, Volkswagen Porche dan Opel di Eropa, sebenarnya menggunakan sabut kelapa untuk mengisi jok mobil. Keunggulan sabut kelapa sebagai pengisi jok mobil adalah fleksibilitasnya yang baik, daya tahan, tidak ada polusi (telur).

Baca juga : Berikut Ini Beberapa Kegunaan Serat Sabut Kelapa

Sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf. Semoga artikel saya tentang cara membuat kerajinan sabut kelapa yang berupa keset bermanfaat dan bisa menjadi referensi buat anda. Selamat mencoba…

Terima kasih:)

Berikut Ini Cara Membuat Prakarya dari Sabut Kelapa

Haloo kawan-kawan semua, kali ini saya akan menjelaskan tentang cara membuat prakarya dari sabut kelapa, meliputi cara pembuatan tambang, briket arang dan proses pembuatan jok mobil. Semoga anda paham apa yang saya jelaskan kali ini. Selamat membaca…

Cara Membuat Prakarya dari Sabut Kelapa

Tali Tambang

Kerajinan tali tambang merupakan kerajinan sabut kelapa yang cukup mudah untuk dibuat, bahkan juga termasuk untuk pemula. Pada umumnya diameter dari tali tambang ini bervariasi tergantung pada ketebalannya.

Lilitan tali ini disebut ply dan yang paling umum yang sering beredar di pasaran biasanya sekitar 2-3 ply. Ada juga lebih dari 3 lapisan dan biasanya digunakan untuk pekerjaan berat untuk mengangkat barang. Berikut cara melakukannya:

  • Setelah sabut kelapa diproses sesuai langkah-langkah di atas, coba pisahkan sabut kelapa yang sudah kering sama sekali.
  • Bersihkan sabut kelapa dari kotoran sampai bersih semua.
  • Saat dibersihkan, tarik sabut kelapa lurus.
  • Sekarang, mulailah dengan menggulung serat sampai padat dan tidak ada celah.
  • Setelah itu tambahkan kemudian gabungkan serabut kelapa agar membuat tali tambang tersebut lebih tebal dan lebih panjang.
  • Tahap awal saat tali mulai terbentuk biasanya masih belum cukup kuat.
  • Putar beberapa kali sampai tali terasa cukup kuat.
  • Sekarang buat tali kedua sama seperti langkah sebelumnya dengan panjang yang sama.
  • Setelah Anda membuat tali kedua, mulailah kedua loop pada tali dengan tali yang dikepang sampai tali benar-benar aman.

Baca juga : Cocomesh Jaring Sabut Kelapa

Briket Unik dari Sabuk Kelapa

Pekerja menutup briket yang sedang dalam proses penjemuran menggunakan plastik di industri briket rumahan “Merapi Perkasa”, Pondokrejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta, Senin (5/1). Produksi briket berbahan baku arang batok kelapa yang biasa diekspor ke sejumlah negara di Eropa, Timur Tengah dan Amerika itu mengalami pembekakan biaya produksi hingga 100 persen menyusul tingginya intensitas hujan sehingga proses pembakaran briket membutuhkan waktu lebih lama. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/Rei/ama/15.

Ketika mendengar kata briket, mungkin yang pertama adalah bahan mudah terbakar yang umumnya berasal dari batu bara atau tempurung kelapa. Di zaman modern ini, sudah ada briket yang terbuat dari sabut kelapa.

Briket merupakan salah satu kerajinan dari sabut kelapa yang lebih ramah lingkungan dan memiliki biaya produksi yang lebih terjangkau. Alasan mengapa dibuat menjadi briket karena sabut kelapa memiliki unsur karbon. Berikut langkah-langkah untuk membuat:

  • Pertama, siapkan santan untuk dijadikan briket. Dalam hal ini sabut kelapa tidak perlu diolah seperti cara umum di atas.
  • Pindahkan kulit dari kelapa ke drum burner.
  • Jangan lupa untuk melubangi drum agar asap yang terbakar tidak keluar.
  • Tambahkan pipa pendingin pada drum yang berguna untuk proses pengembunan asap menjadi tetesan air.
  • Bakar sabut kelapa hingga merata, lalu diamkan semalaman.
  • Setelah dingin semalaman, keluarkan semua yang ada di dalam mash.
  • Tumbuk kelapa parut hasil pembakaran hingga halus, lalu saring sebagai langkah sortasi.
  • Sisihkan filter yang dihasilkan terlebih dahulu, lalu buat perekat cair menggunakan larutan kanji yang dipanaskan.
  • Kemudian taruhlah hasil tumbukan tersebut ke dalam wadah yang cukup besar, kemudian campur dengan lem kanji.
  • Kira-kira menggunakan perbandingan jika 600 cc lem kanji maka 1 kg sabut kelapa.
  • Aduk kedua bahan tersebut hingga tercampur semua.
  • Siapkan mesin cetak, lalu tuang campuran kedua bahan tersebut ke dalamnya.
  • Jemur briket cair di bawah sinar matahari selama kurang lebih satu hari sampai kental dan kering.
  • Selanjutnya, cukup keluarkan briket dari mesin cetak dan briket siap digunakan.

Jok Mobil

Contoh produk kerajinan dari sabut kelapa adalah jok mobil dan hal ini masih jarang dipahami oleh masyarakat. Meski industri otomotif adalah merek ternama seperti Mercedes Benz, pada beberapa mobil keluarannya menggunakan jok berbahan sabut kelapa.

Penggunaan sabut kelapa sebagai tempat duduk ditunjang dengan fleksibilitas. Selain itu, juga memiliki daya tahan yang baik dan tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Batubara kelapa juga dianggap memiliki polusi yang rendah. Berikut cara mengolahnya:

  1. Siapkan terlebih dahulu sabut kelapa atau cocofiber.
  2. Setelah itu sikat sabut kelapa dengan keras agar menghasilkan serat, anda bisa menggunakn sekat kawat.
  3. Atau bisa menggunakan mesin pengurai sabut kelapa agar lebih praktis.
  4. Jika serabut kelapa sudah ada jumlah yang cukup banyak, langkah selanjutnya masukkan serabut-serabut tersebut kedalam jok mobil.
  5. Jangan lupa tekan-tekan bagian dalam agar padat dan tidak ada udara atau celah pada kerajinan kelapa
  6. Setelah cetakan jok dari sabut kelapa, tutup jok menggunakan kulit sintetis atau lapisan lain sesuai keinginan Anda.

Baca juga : Berikut Beberapa Kerajinan dari Bahan Sabut Kelapa Terbaru!!!

Sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf. Semoga artikel yang saya buat tentang cara membuat prakarya dari sabut kelapa bermanfaat dan berguna untuk anda serta menjadi referensi buat anda. Selamat mencoba…

Terima kasih:)