Apa Perbedaannya Alat Catok Rambut Dengan bahan Keramik, Titanium, dan Tourmaline?

Ada satu rekan saya yang sempat ngomong mengenai
catok rambut ini, “Style make up bisa minimalis, tetapi jika rambut jangan ngepas. Harus keren!” Argumen rekan saya simpel. Ucapnya, jika riasnya biasa-biasa saja asal rambutnya diatur rapi, performa keseluruhnya jadi kelihatan oke. Ada betulnya , nih. Untuk masalah mengatur rambut, termudah memang memakai alat catok rambut. Rambut langsung ‘jadi’ dalam waktu cepat. Saya individu paling sukai alat catok yang enteng, cepat panas, hasil lempengnya alami, dan sudah pasti tidak buat rambut kering donk.

Apa Perbedaannya Alat Catok Rambut Dengan bahan Keramik, Titanium, dan Tourmaline?

Nach, hasil yang saya harapkan ini rupanya dikuasai oleh alat catoknya. Pernah memperhatikan pelat alat catok? Bahan pembikinnya berikut sebagai pemasti hasil rambut Anda. Di pasar, beredar banyak alat catok dengan pelat yang dibuat dari besi, keramik, titanium, sampai tourmaline. Apakah beda beberapa bahan ini, dan mana ya yang baik digunakan?

Besi
Anda barangkali sempat mendapati alat catok dengan harga Rp50.000. Murah sekali kan? Tetapi, lihat kembali yok pelatnya. Alat catok dalam range harga ini umumnya memakai pelat berbahan besi tanpa susunan apa saja. Saat digunakan pelatnya memang panas, tetapi tidak rata. Pada rambut, hasil lempengnya kurang stabil karena penghantaran panasnya yang buruk. Selainnya hasil lempengnya kurang prima, ketahanan lempengnya tidak lama. Rambut condong cepat kering dan hancur dengan pelat tipe ini.

Keramik
Pelat ini ialah tipe pelat yang terbanyak dijumpai antara alat catok, dan kwalitasnya lebih bagus dibanding pelat besi. Keramik adalah penghantar panas yang bagus, hingga temperatur pada pelat semakin lebih rata. Lapisannya juga lembut, hingga tidak ada rambut yang tertarik saat alat catok dipakai. Rambut akan lempeng lebih bertahan lama. Untuk Anda yang memakai alat catok setiap hari, alat catok dengan pelat keramik ialah opsi yang akurat.

Tourmaline
Tipe pelat ini dibuat dari mineral atau batu mulia yang umumnya digerus lembut dan dibuat jadi susunan pelat. Umumnya tourmaline dipakai untuk melapis pelat keramik supaya permukaan atasnya lebih lembut. Makin lembut permukaan pelat, makin kecil resiko rambut tertarik dan makin lembut rambut yang dibuat. Bahan ini tahan lama, tidak memunculkan dampak statis pada rambut, dan sanggup menyamakan ion. Karena itu, banyak salon yang memakai alat catok dengan standard minimal pelat tourmaline. Formasi mineralnya aman dipakai untuk rambut yang hancur sekalinya. Anda yang punyai rambut kering atau kerap diwarnai, dapat melakukan investasi pada alat catok dengan pelat tourmaline.

Titanium
Tipe pelat ini adalah bahan metal. Walau sama dibuat dari metal, titanium berbeda dengan besi. Daya tahannya sama dengan pelat besi, tetapi kwalitasnya lebih baik. Pelat titanium punyai daya hantar temperatur yang baik sekali, cepat panas, dan tidak menghancurkan tangkai rambut. Kebalikannya, pelat titanium mempunyai tehnologi yang jadikan rambut lempeng dengan hasil halus dan bercahaya.

Alat catok dengan pelat titanium yang sekarang tersebar umumnya diperlengkapi dengan tehnologi ion dan ada pula yang memakai mekanisme pemanasan infra merah. Ke-2 nya akan jamin rambut Anda tidak akan cepat hancur sepanjang pencatokan. Alat catok dengan pelat titanium umumnya lebih enteng (nikmat dibawa melancong) dan pelatnya benar-benar tahan lama. Tetapi, Anda agar lebih waspada. Bahan titanium dapat capai temperatur yang tinggi sekali, jadi sebaiknya Anda atur tingkat panasnya dengan cermat.

Sesudah ketahui berbeda di antara bahan pelat alat catok, Anda sekarang dapat pilih alat catok yang sesuai keperluan dan tipe rambut. Check labelnya dan baca deskripsi dahulu saat sebelum beli alat catok, supaya sesion mengatur rambut Anda bisa lebih cepat dan hasilnya memberikan kepuasan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *