Cara Membuat Manisan Pepaya Kering Tanpa Natrium Benzoat

Apakah kalian pernah membuat Manisan Buah Kering? Nah pada kesempatan kali ini mimin akan membagikan Cara Membuat Manisan Pepaya Kering Tanpa Natrium Benzoat. Penasaran bukan? Yuk simak penjelasan berikut ini.

Pepaya adalah tanaman yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara Amerika Selatan, dan sekarang tersebar luas di seluruh daerah tropis untuk buahnya.

Buah pepaya memiliki rasa yang enak, manis dan segar sehingga sangat nikmat untuk dinikmati langsung atau diolah menjadi rasa yang berbeda seperti manisan.

Selain rasanya yang enak, buah pepaya juga memiliki khasiat yang sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan. Jadi dengan makan pepaya anda akan mendapatkan 2 hal yaitu segar dan akan membuat tubuh anda lebih sehat dari sebelumnya.

Buah pepaya selain dikonsumsi langsung bisa diolah menjadi manisan pepaya kering yang sangat nikmat. Rasanya sangat khas, dan legit, kenyal, segar. Seperti apa laporannya? Berikut bahan dan langkah membuat manisan pepaya kering tanpa natrium benzoat.

Yuk Simak Cara Membuat Manisan Pepaya Kering Tanpa Natrium Benzoat

Yuk Simak Cara Membuat Manisan Pepaya Kering Tanpa Natrium Benzoat

BahanĀ :

  • 1 buah pepaya yang belum terlalu matang (kupas kulitnya, buang isi dan potong kotak kecil atau di parut).
  • 2 sdm garam.
  • 750 gram gula pasir atau sitrun (sebagai pemanis nya).
  • 250 ml air.
  • 1 sdm sirih kapur, larutkan dalam 2 liter air.

Baca Juga : 7 Resep Cara Membuat Manisan Buah Kering (TERLENGKAP)

Cara Membuat Manisan Pepaya Kering Tanpa Natrium Benzoat :

  1. Siapkan buah pepaya yang sudah dipotong lalu masukkan dalam wadah yang sudah diisi larutan garam.
  2. Rendam buah pepaya ke dalam larutan garam sampai terlihat layu kemudian angkat dan tiriskan.
  3. Selanjutnya, rendam pepaya yang sudah di cuci bersih ke dalam air jeruk nipis. Rendam kira-kira semalam.
  4. Keesokan paginya, keluarkan buah pepaya dari rendaman kapur sirih dan cuci bersih buah pepaya tersebut. Tiriskan buah pepaya.
  5. Campurkan buah pepaya dengan 250 gula. Diamkan beberapa saat hingga gula larut dan meresap ke dalam daging buah pepaya. Jika sudah, angkat dan tiriskan kembali buah pepaya tersebut.
  6. Siapkan panci dan isi dengan 250 ml air matang. Tambahkan sisa gula dan buah pepaya ke dalam wajan. Rebus pepaya hingga mendidih hingga air gula terserap merata semuanya.
  7. Jika sudah matang dan mendidih, matikan kompor dan angkat buah pepaya. Simpan di dalam toples selama sekitar 12 jam.
  8. Manisan pepaya sudah siap disajikan.

Tips rahasia:

  • Supaya gula meresap ke dalam daging buah pepaya dan rasa buahnya lebih legit, anda bisa melakukan tahap perebusan sebanyak dua kali.
  • Jika sudah. Simpan manisan di tempat tertutup dan bersih untuk kualitas yang lebih baik (di lemari es atau lebih dingin).

Manfaat Buah Pepaya Bagi Kesehatan

Yuk Simak Cara Membuat Manisan Pepaya Kering Tanpa Natrium Benzoat yuk

Bukan rahasia lagi kalau buah pepaya bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan tubuh. Berikut 10 manfaat pepaya untuk kesehatan tubuh Anda.

Buah yang berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko Selatan ini mengandung enzim papain. Enzim ini dapat memecah rantai protein keras yang terdapat pada otot daging.

Jadi, pepaya jamak digunakan untuk melunakkan daging buahnya. Dalam satu buah pepaya kecil seberat 152 gram terdapat 59 kkal kalori, 15 gram karbohidrat, dan satu gram protein.

Buah pepaya juga kaya akan vitamin dan mineral penting bagi tubuh. Dalam jumlah yang sama, pepaya dapat memberikan: 157% kebutuhan vitamin C per hari, 55% kebutuhan vitamin A per hari, 14% kebutuhan folat per hari, dan 11% kebutuhan kalium per hari.

Selain itu, pepaya juga mengandung kalsim, magnesium, vitamin B1, B3, B5, E, K, antioksidan karotenoid, jenis likopen.

Dengan sederet kandungan gizinya, manfaat buah pepaya untuk kesehatan cukup beragam. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Mengurangi resiko kanker

Studi menunjukkan bahwa likopen dalam pepaya dapat menurunkan risiko kanker. Kandungan antioksidan pada pepaya mampu meredam radikal bebas yang berperan dalam pertumbuhan sel kanker.

Lebih spesifiknya, di antara 14 buah dan sayuran yang memiliki sifat antioksidan, hanya pepaya yang menunjukkan aktivitas antikanker.

Dalam sebuah penelitian kecil yang melibatkan orang dewasa dengan peradangan dan kondisi perut prakanker, konsumsi pepaya terbukti efektif mengurangi kerusakan oksidatif.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Konsumsi pepaya secara teratur dapat meningkatkan kesehatan jantung. Studi menunjukkan bahwa buah-buahan yang mengandung likopen dan vitamin C dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Antioksidan dalam pepaya dapat melindungi jantung dan meningkatkan perlindungan dari kolesterol baik (HDL).

3. Melawan peradangan

Peradangan kronis merupakan sumber dari berbagai penyakit seperti jantung, stroke, dan kanker. Konsumsi makanan dan pola hidup yang tidak sehat dapat mengatasi peradangan.

Studi menunjukkan bahwa buah dan sayuran kaya antioksidan menunjukkan pereda nyeri yang dapat membantu mengurangi peradangan.

4. Sistem pencernaan yang lancar

Enzim papain dalam pepaya membuat protein lebih mudah dicerna. Studi menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi pepaya selama 40 hari terbukti lebih aman dari serangan sembelit dan kembung.

Selain itu, konsumsi pepaya yang kaya serat dan air juga dapat mencegah sembelit dan meningkatkan keteraturan buang air besar.

5. Melindungi kesehatan kulit

Selain menjaga kesehatan tubuh, manfaat pepaya untuk wajah dan kecantikan juga sudah dibuktikan oleh para ahli. Pepaya dapat membantu kulit wajah dan seluruh tubuh terlihat lebih kencang dan awet muda.

Aktivitas radikal bebas dapat melebihi korban keriput, kulit kendur, dan kerusakan lainnya seiring bertambahnya usia. Vitamin C dan likopen dalam pepaya terbukti dapat melindungi kulit dari tanda-tanda penuaan tersebut.

6. Mencegah gangguan penglihatan pada lansia

Launching Medical News Today, antioksidan zeaxanthin dalam pepaya dapat menyaring sinar biru yang berbahaya. Konsumsi buah-buahan secara teratur, termasuk pepaya, dapat melindungi mata dari kerusakan akibat paparan sinar cahaya biru.

Paparan sinar biru dapat memicu degenerasi makula atau gangguan penglihatan pada usia lanjut yang dapat menyebabkan rabun jauh hingga kebutaan.

7. Mencegah asma

Asupan nutrisi beta karoten secara teratur dapat mengurangi risiko terkena asma. Beberapa makanan yang mengandung beta karoten antara lain pepaya, aprikot, brokoli, melon, labu, dan wortel.

8. Menjaga kesehatan tulang

Kandungan vitamin K pada pepaya dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Kekurangan asupan vitamin K rawan menyebabkan tubuh mengalami patah tulang.

Vitamin K penting untuk membantu penyerapan kalsium, mengurangi ekskresi kalsium, sehingga dapat membuat tulang lebih kuat.

9. Menjaga kestabilan gula darah

Studi menunjukkan bahwa konsumsi asupan serat yang tinggi dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2. Sebagai informasi, satu buah pepaya kecil bisa menyediakan tiga gram serat atau setara dengan 17 gram karbohidrat.

10. Mendukung kesehatan rambut

Manfaat makan pepaya juga baik untuk rambut. Pepaya mengandung vitamin A. Nutrisi ini dibutuhkan untuk produksi sebum yang menjaga kelembapan rambut.

Vitamin A juga dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan semua jaringan tubuh, termasuk kulit dan rambut.

Baca Juga : Cara Membuat Permen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *