Perbedaan Zakat Mal dan Zakat Fitrah

Zakat merupakan satu di antara ibadah harus yang harus dijalankan oleh umat muslim yang sudah dikatakan mampu dan masuk syarat sah jalankan zakat.

Ibadah zakat juga satu di antara rukun islam dan disebutkan sebanyak 30 kali di dalam kitab suci Al-Qu’ran dan Hadist Nabi.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 43, yang bunyinya:

وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرْكَعُوا۟ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ

Artinya: “Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’. (QS. Al-Baqarah: 43)

Dalam ajaran agama islam, bagi umat muslim yang mampu mobilisasi ibadah zakat, namun tidak menjalankannya, mereka bakal meraih ganjarannya di akhirat kelak.

Selain jadi ibadah harus bagi yang mampu, zakat juga mampu dijadikan sebuah kesibukan sosial, yang mampu menopang saudara-saudara kami yang tidak cukup mampu.

Ada dua harus zakat yang harus dijalankan oleh umat islam, yaitu zakat mal dan juga zakat fitrah. Keduanya punyai perbedaan dan mampu dibedakan menurut waktu pemberian, hukum, dan syaratnya.

Zakat fitrah dijalankan terhadap akhir bulan Ramadan atau menjelang hari Raya Idulfitri, tetapi zakat maal adalah zakat yang tentang bersama dengan harta benda dan harus dijalankan oleh muslim yang sudah punyai penghasilan.

Dengan itu semua, umat muslim dikehendaki mampu paham dan paham bersama dengan benar pengertian dan perbedaan dari zakat fitrah dan zakat maal, sehingga tidak salah dalam menunaikannya.
Pengertian Zakat Mal dan Zakat Fitrah
Zakat Mal

Zakat mal adalah ibadah harus yang harus dijalankan oleh umat muslim berdasarkan harta yang dipeolehnya dari kesibukan mengusahakan atau pekerjaan bersama dengan jumlah besaraan tertentu.

Harta yang dimaksud mampu bermacam macam bentuknya, seperti rumah, kendaraan, hasil pertanian, hasil ternak, uang emas, perak, dan lain sebagainya.

Harta yang mampu dizakatkan adalah harta yang dimiliki secara penuh dan bukan merupakan hasil simpan pinjam.

Dengan perihal itu, mampu kami simpulkan zakat mal adalah zakat yang dipergunakan untuk menyucikan harta yang dimiliki oleh seorang muslim.

Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang dibayarkan oleh umat muslim di akhir bulan Ramadan atau hari sebelum perayaan hari raya Idulfitri.

Zakat fitrah harus dijalankan setiap tahun bagi mereka yang sudah mampu dan punyai pendapatan yang cukup dan dijalankan terhadap waktu yang sudah ditentukan.

Perbedaan waktu antara zakat mal dan zakat fitrah inilah yang jadi pembeda antara ke-2 zakat tersebut.

Nabi Muhammad SAW dulu bersabda :

“Barangsiapa yang menunaikan zakat fitrah sebelum salat Id maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah salat Id maka itu cuma diakui sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud).

Zakat fitrah memiliki tujuan untuk mensucikan diri dan jiwa dan juga merupakan ibadah yang mampu menyempurnakan puasa di waktu bulan Ramadan.


Syarat Zakat Mal dan Zakat Fitrah


Satu di antara perbedaan dari zakat mal dan zakat fitrah mampu dicermati dari syarat dari pelaksanaannya.

Ada lebih dari satu syarat zakat mal dan zakat fitrah, dan mampu dicermati sebagai berikut:

Zakat Mal

  1. Harta yang dimiliki mampu jadi tambah atau berkembang.
  2. Harta yang dimiliki merupakan kuasa penuh, dan didapatkan dari usaha sendiri.
  3. Memiliki kebutuhan pokok yang lebih.
  4. Cukup nisab.
  5. Bebas dari utang piutang.
  6. Berlaku satu tahun (ternak, barang simpanan, perniagaan)

Zakat Fitrah

  1. Beragama islam yang merdeka.
  2. Memiliki harta atau kebutuhan pokok yang lebih untuk dirinya sendiri dalam kehidupan sehari-hari dan di waktu hari raya Idulfitri.
  3. Dilakukan waktu bulan Ramadan.
    Jumlah Zakat Mal dan Zakat Fitrah
    Selain beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam melakukannya, zakat mal dan zakat fitrah juga mampu dibedakan dari jumlah yang harus dikeluarkan atau harus diberikan.

Zakat Mal

Pembayaran atau pengeluaran zakat mal biasanya dijalankan berdasarkan kekayaan atau harta yang dimiliki dan zakat apa yang bakal dilakukan. Sebagai contoh, zakat mal dari uang, perak, emas, dan perdagangan nisabnya adalah 85 gram emas, atau mampu dihitung bersama dengan 2,5 prosen dikali bersama dengan harta yang tersimpan selama satu tahun.

Zakat Fitrah

Dalam zakat fitrah yang dijalankan terhadap bulan Ramadan, besaran yang harus diberikan adalah satu sha’ atau 2,5kg beras, gandum, atau makanan pokok lainnya. Saat bantuan zakat fitrah, beras, gandum, atau bahan pokok harus serupa baiknya bersama dengan apa yang kami konsumsi setiap harinya.


Waktu Pelaksanaa Zakat Mal dan Zakat Fitrah


Waktu pelaksanaan zakat mal dan zakat fitrah juga mampu dijadikan pembeda antara ke-2 zakat ini. Berikut perbedaan pelaksanaan zakat mal dan zakat fitrah.

Zakat Mal

Zakat mal harus segera dijalankan dikala harta kekayaan yang dimiliki seorang muslim sudah memasuki nisab dan juga haulnya. Nisab merupakan batas paling rendah dari jumlah harta yang dimiliki, tetapi haul merupakan waktu yang dipenuhi dari kepemilikan harta tersebut.

Zakat Fitrah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, zakat fitrah dijalankan satu tahun sekali waktu bulan Ramadan, di mana pelaksanaanya dibatasi hingga sebelum salat idufitri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *