9 Manfaat Jamu Bersalin dan Tips Aman untuk Mengonsumsinya

Melahirkan merupakan salah satu momen bahagia bagi semua ibu. Namun, ternyata perjuangan mereka belum cukup sampai disitu saja. Beberapa wanita mengalami sakit atau kram pada perut bahkan nyeri pada bekas jahitan lahiran normal maupun caecar.

Untuk meredakan rasa sakit pasca melahirkan hingga mempercepat masa pemulihan, tak sedikit wanita Indonesia yang memilih mengonsumsi jamu. Jamu merupakan minuman herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami dan sudah turun-temurun dipercaya sebagai obat tradisional.

Saat ini banyak jamu sudah tersedia dalam berbagai variasi kemasan, mulai dalam bentuk cair, pil, maupun bubuk. Tentunya banyaknya variasi jamu ini bisa mempermudah Anda dalam mengonsumsinya.

Selain untuk meredakan nyeri pasca melahirkan, jamu bersalin juga sering digunakan untuk mengecilkan perut.

Berbeda dari jamu biasanya, jamu bersalin diperutukan untuk ibu yang baru saja melahirkan. Terdapat tiga jenis jamu bersalin, yaitu sebagai berikut:

  • Pertama, jamu dikonsumsi dalam jangkau waktu 10 hari pertama.
  • Kedua, jamu dikonsumsi pada saat 10 hari sesudahnya.
  • Ketiga,┬ájamu dikonsumsi setiap 10 hari dalam jangka waktu 1 bulan .

Namun benarkah jamu bersalin bisa membantu Anda merasa lebih fit setelah melahirkan? Dan apa saja manfaat sesungguhnya dari jamu bersalin?

Tapi benarkah mengonsumsi jamu bersalin bisa membantu Anda menjadi lebih fit setelah melahirkan? Apa saja manfaat jamu bersalin? Mari kita simak informasi berikut ini.

Manfaat Jamu Bersalin

Berikut ini beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika mengonsumsi jamu bersalin secara rutin:

1. Menurunkan Berat Badan

Salah satu keinginan utama para wanita yang pernah melahirkan yaitu menurunkan berat badan. Penambahan berat badan selama kehamilan dan pasca melahirkan ini bisa Anda atasi dengan cara mengonsumsi jamu bersalin.

2. Mengencangkan Otot

Pasca melahirkan, para wanita biasanya mengalami masalah otot kendur pada bagian perut, lengan, dan paha. Namun tak perlu khawatir, karena hal itu dapat Anda atasi dengan mengonsumsi jamu bersalin dan rutin berolahraga.

3. Menguatkan Tubuh

Setelah melahirkan, para wanita biasanya mengalami kondisi tubuh yang lesu dan kurang tenaga. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi jamu bersalin yang bisa menguatkan tubuh.

4. Mengembalikan Bentuk Tubuh

Setiap wanita menginginkan memiliki tubuh yang ideal. Namun, beberapa wanita mengalami bentuk tubuh yang berubah sebelum dan setelah melahirkan. Untuk membantu memulihkan bentuk tubuh Anda seperti saat sebelum kehamilan, Anda bisa mengonsumsi jamu bersalin secara rutin.

5. Membersihkan Rahim

Proses nifas juga membantu dalam pembersihan rahim, namun hal itu bisa lebih maksimal lagi jika dibarengi dengan konsumsi jamu pasca melahirkan. Sisa-sisa proses persalinan yang masih ada di dalam rahim bisa lebih bersih terbuang dengan mengonsumsi jamu.

6. Menambah darah

Setelah melahirkan, beberapa wanita biasanya mengalami kekurangan darah atau anemia. Untuk menambah sel darah merah, Anda bisa membantunya dengan cara mengkonsumsi jamu.

7. Melancarkan Peredaran Darah

Selain bisa membantu menambah sel darah merah dalam tubuh, mengonsumsi jamu bersalin dipercaya dapat membantu memperlancar peredaran darah. Tentunya hal ini bisa mengurangi risiko Anda mengalami kesemutan atau kram.

8. Melancarkan ASI

Manfaat mengonsumsi jamu yang selanjutnya yaitu dapat melancarkan ASI. Pemberian ASI yang lancar sangat penting pasca melahirkan. Untuk itu, Anda dapat mengonsumsi jamu agar ASI lancar dan bayi pun menjadi lebih sehat.

9. Menambah nafsu makan

Nafsu makan ibu juga penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada ASI. Jika Anda merasa tidak nafsu makan, maka Anda bisa mengatasinya dengan mengonsumsi jamu. Namun, tetap kendalikan pola makan Anda agar tidak berlebihan.

Baca Juga:

Tips Minum Jamu dengan Aman Pasca Melahirkan

Konsumsi jamu pasca melahirkan dan saat menyusui dinilai tidak membahayakan bagi kesehatan ibu. Bahkan, beberapa bahan yang terkandung dalam komposisi jamu juga dipercaya dapat mendukung proses pemulihan tubuh pasca melahirkan, seperti kencur dan temu giring.

Tak hanya itu, beberapa komposisi jamu juga dipercaya dapat memicu peningkatan kadar hormon prolaktin yang berguna untuk melancarkan produksi ASI.

Konsumsi jamu sebenarnya aman untuk para ibu setelah melahirkan. Namun, sebelum memutuskan untuk meminum jamu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Sebelum mengonsumsi jamu, Anda harus mengetahui kandungan-kandungan yang terdapat di dalam jamu tersebut. Penting untuk Anda ketahui, bahwa tidak semua bahan-bahan herbal alami pada jamu baik untuk dikonsumsi ibu yang baru melahirkan.

Selain memperhatikan kandungan-kandungan yang terdapat dalam jamu, Anda juga harus memperhatikan jumlah jamu yang dikonsumsi.

Pada umumnya, konsumsi jamu tidak memberikan efek samping yang signifikan bagi tubuh. Namun jika jamu dikonsumsi secara berlebihan dan melampaui dosis yang semestinya, hal ini justru dapat memberikan efek yang buruk bagi tubuh. Terutama jamu dalam kemasan, karena sudah dicampur dengan bahan-bahan kimia lainnya.

Berikut ini beberapa aturan konsumsi jamu yang aman pasca melahirkan, antara lain:

  1. Hindari mengonsumsi jamu bersama dengan obat dokter. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya reaksi tertentu yang disebabkan oleh pencampuran obat dan jamu. Yang tentunya bisa membahayakan kesehatan ibu, maupun bayi.
  2. Hindari mengonsumsi jamu bagi para ibu yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Konsultasikan Ke Dokter

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi jamu, sebaiknya Anda mempertimbangkan kembali bahwa tidak semua kondisi kesehatan boleh mengonsumsi ramuan tradisional seperti jamu. Untuk itu, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu mengenai efek samping dan manfaat jamu bagi ibu pasca melahirkan.

Pastikan juga Anda memberi tahu dokter tentang rencana Anda dalam mengonsumsi jamu tertentu pasca melahirkan. Hal ini bertujuan untuk menghindari reaksi yang akan ditimbulkan saat Anda mengonsumsi jamu dan obat dokter secara bersamaan.

Selain itu, konsums jamu juga bisa berpengaruh pada ASI yang dihasilkan. Jadi pastikan Anda untuk berkonsultasi dan mematuhi saran-saran yang diberikan oleh dokter.

Demikian informasi-informasi mengenai manfaat jamu bersalin, dan tips aman untuk mengonsumsinya. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya, Anda dapat mengunjungi website kami hanya di sini.